The Weeknd akan menghadapi kasus hukum karena tiga penulis lagu asal Inggris telah menuduhnya menjiplak lagu-lagu gubahan mereka. Para penulis itu adalah Scott McCullouch, Brian Clover dan Billy Smith. Mereka percaya jika salah satu track dari album “Starboy”, berjudul ‘A Lonely Night’, secara tanpa isin menggunakan sebuah seksi kunci dari lagu ‘I Need to Love’, yang mereka rekam di tahun 2004 sebagai sebuah band bernama Sonic Religion yang kini sudah bubar jalan.

Clover mengklaim jika dirinya dan rekan-rekan sebandnya telah mencoba menjual beberapa lagu mereka, termasuk ‘I Need to Love’, via sebuah label rekaman di tahun 2016. Dua pekan sebelum “Starboy” rilis, para eksekutif label kemudian mengungkap tidak ada pembeli untuk lagu-lagu mereka dan mengembalikan haknya.

Pria berusia 47 tahun tersebut kemudian menyadari persamaan antara dua lagu setelah mendengar lagu milik The Weeknd saat sedang berbelanja di Colchester, Inggris. Ia menyebutkan jika dirinya dan rekan-rekannya sesama penulis lagu tadi telah mencoba mencari jalan penyelesaian di luar jalur hukum. Meski begitu ia menyebutkan pada BBC jika kasusnya telah masuk ke pra-pengadilan semenjak bulan Januari lalu.

Menurut surat kabar Inggris, The Sun, firma pengacara yang ditunjuk The Weeknd (bernama asli Abel Makkonen Tesfaye) untuk mewakilinya di kasus ini, telah membantah tuduhan yang dilayangkan pada diri klien mereka.